Hayden Tenang, Pedrosa Gusar
KAMIS, 26 JUNI 2008 | 07:38 WIB
ASSEN, KAMIS – Meski belum mencatat prestasi terbaik ketika berlaga di sirkuit Donington, pekan lalu dengan finish ketujuh, Nicky Hayden tetap memakai mesin baru pneumatis pada Honda RC212V. Pembalap tim Repsol-Honda asal Amerika itu merasa bahagia bisa kontinyu mengembangkan mesin penumatis. “Tenaganya sangat nyaman dan gaya membalap saya menjadi lebih baik katimbang memakai mesin konvensional 800 cc,” ungkap mantan juara dunia MotoGP ini.
Diakui Hayden kalau mesin pneumatis sangat agresif. “Saya merasa performa mesin sangat kuat ketika saya butuh tenaga,” bilang Hayden kepada majalah Italia, Motosprint. Yang dibanggakan lagi olah mantan pembalap superbike terhadap Honda RC212V mengenai kinerja mekanik dalam menyetel manajemen mesin. “Kini waktu yang tepat untuk memulai dengan mesin itu.”
Perihal peluang di MotoGP Belanda di sirkuit Assen, ia tak berani sesumbar. Tampaknya, ada yang belum beres atau kesempurnaan pada Honda RC212V. Dirinya bersama para teknisi sedang berkutat soal manajemen elektronis dan distribusi bobot. “Hanya dua bagian itu yang belum optimal, tapi bukan menjadi kendala utama,” yakin Hayden.
Pihak HRC menurut majalah Italia sangat serius mengembangkan mesin pneumatis. “Mereka tidak mau balik ke mesin konvensional dan targetnya tahun depan,” lanjut Hayden yang tetap menunjukkan sikap tenang menghadapi MotoGP Dutch TT ini.
Tak demikian dengan rekan setimnya, Dani Pedrosa. Pembalap Spanyol itu justru menjadi tantangan terkeras untuk memenangkan balapan. Hanya ada satu harapannya, saat balapan kondisi cuaca panas karena semua pembalap pasti menyiapkan motor dengan baik. “Dan tingkat persaingannya kini sudah sangat ketat dan masuk ke level yang tertinggi,” tegas Dani. (SBT)
Assen, Belanda (Jun25)
| Casey Stoner - HONDA | 325 |
| Jorge Lorenzo (YAMAHA) | 260 |
| Andrea DOVIZIOSO - HONDA | 212 |
| Honda ( RC212V ) | 260 |
| Yamaha ( YZR_M1 ) | 217 |
| Ducati ( GP11 ) | 127 |