JAKARTA, KOMPAS.com — Pengesahan DPR terhadap peningkatan titik maksimal pajak penambahan nilai barang mewah (PPnBM), dari 75 menjadi 200 persen, membuat beberapa sektor industri nasional, salah satunya otomotif, bakal kelabakan. Muncul usulan baru, untuk setiap produk otomotif yang diimpor dalam bentuk terurai atau completely knock down (CKD) dan diproduksi di Indonesia, produk-produk itu dikenakan PPnBM 10 persen.
"Ya, memang ada wacana itu. Tapi belum dibahas sama tim tarif dan masih belum ada keputusan apa pun. Saya saja belum bertemu dengan Anggito (Abimanyu, Kepala Tim Tarif) dan Budi (Darmadi, Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika)," ujar Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady, akhir pekan lalu.
Edy menjelaskan, pengenaan PPnBM dilakukan semata-mata untuk menyehatkan pasar sehingga konsumsi bisa dialihkan ke hal yang lebih produktif. Nah, jenis pajak ini lebih dikenakan untuk mengontrol di proses produksi hilir. "Kalau di hulu, kami (pemerintah) sudah memberikan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, seperti BM-DTP (bea masuk ditanggung pemerintah), PPh-DTP (pajak penghasilan), dan sebagainya," lanjut Edy.
Implementasi PPnBM difokuskan di luar produk otomotif unggulan kita, seperti kendaraan niaga, mobil berkapasitas mesin di bawah 1.500cc, kendaraan kecil untuk penumpang, sepeda motor, dan komponen yang berorientasi ekspor.
Terkait hal ini, National Sales Manager PT KMI Freddyanto Basuki mengungkapkan kegembiraannya jika pemerintah bisa menerapkan PPnBM hanya 10 persen untuk produk otomotif CKD. Pasalnya, hal itu akan mampu meningkatkan daya saing produk nasional di pasar dalam negeri sendiri, mengingat derasnya produk impor dari negara lain.
"Kalau memang itu (PPnBM CKD hanya 10 persen) merupakan langkah yang bagus, kami sangat mendukung dan merupakan situasi positif bagi industri nasional" ungkap Freddy.
Kuta- Pada tanggal 15 Juni 2008 di Pantai Maharani tepatnya depan Mc Donald's Kuta , MKM Honda melalui media partner Magic Wave Surfing Champinship mengadakan pertandingan surfing super seri I, dengan kategori umur dibawah 10 tahun dan umur dibawah 14 tahun. Pertandingan dimulai pukul 09.00, cuaca pantai Kuta sangat cerah dengan ombak yang sangat mendukung kontes tersebut. Penonton dan para suporter dari peserta kontes sangat ramai memberi dukungan kepada para surfer cilik yang sedang menari di atas ombak. Beberapa staf MKM juga mendapat fasilitas belajar surfing gratis dari MSC, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dan sangat menarik bagi kami yang awam mengenai surfing. MKM juga mengadakan pameran Honda dengan memamerkan type Tiger dan Vario, banyak pengunjung pantai yang mendatangi stand MKM. Acara diakhiri sore hari dengan penyerahan hadiah bagi Pemenang. Seri selanjutnya akan diadakan pada tanggal 20 Juli 2008 di Half way Pantai Kuta. Bravo MKM... Sampai jumpa di seri selanjutnya...
BMW Turun di Kejuaraan Dunia Superbike
KAMIS, 26 JUNI 2008 | 22:54 WIB
JAKARTA, JUMAT – Pabrikan motor BMW Jerman memastikan tahun depan mengikuti rangkaian kejuaraan dunia superbike (WSBK). Memang, belum banyak informasi yang keluar dari BMW sejak mereka sudah memberi isyarat bakal berpartisipasi di superbike sejak awal tahun ini. Dan ini pernyataan pertama dari tim.
Kallio Menang, Doni Finis ke-19
MINGGU, 22 JUNI 2008 | 21:17 WIB
DONINGTON, MINGGU - Pembalap Finlandia, Mika Kallio memperbesar peluang meraih gelar juara kelas 250 cc dengan kemenangan di Inggris, Minggu (22/6). Dalam lomba di Sirkuit Donington Park ini, Kallio mencatat waktu 42 menit 14.410 detik. Ia mengatasi pesaing terdekatnya dari Italia, Marco Simoncelli yang terpaut 0,353 detik.