Selasa, 6/10/2009 | 22:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo membeberkan rahasia mengapa dirinya begitu dominan di GP Portugal akhir pekan kemarin. Pebalap Spanyol tersebut mengaku, latihan bersama bapaknya menjadi salah satu kunci kesuksesan di Sirkuit Estoril.
Mantan dua kali juara dunia kelas 250cc ini pernah mengatakan, selama jeda MotoGP yang hampir satu bulan, dia terus berlatih. Empat pekan di rumahnya di Mallorca, dia terus mengasah ketrampilan bersama ayahnya, Chicho Lorenzo.
Selama musim 2006 (ketika masih tampil di kelas 250cc), Lorenzo dan ayahnya tak punya banyak waktu untuk bertatap muka. Tetapi setelah tahun lalu ada perubahan manajemen, Lorenzo yang sudah lima kali menjadi juara seri MotoGP, bisa dekat lagi dengan ayah tercinta.
Alhasil, hal tersebut memberikan efek yang luar biasa. Lorenzo yang baru dua musim tampil di kelas premier ini sudah muncul sebagai pesaing utama para pebalap top seperti Valentino Rossi, Casey Stoner dan Dani Pedrosa.
Bahkan di Estoril akhir pekan lalu, dia nyaris tak ada tandingan. Pebalap Fiat Yamaha ini selalu menjadi yang tercepat di sesi latihan hari Jumat dan Sabtu, begitu juga saat kualifikasi, sehingga menempati pole.
Puncak keperkasaannya itu terjadi saat balapan. Start dari posisi terdepan, Lorenzo hanya sempat mendapat perlawanan dari para rivalnya di beberapa lap awal, sebelum dia melejit dan jauh meninggalkan mereka. Dia unggul enam detik dari Stoner yang finis di belakangnya, dan terpaut 23,4 detik dari Rossi, rekan setimnya yang sedang memimpin klasemen sementara.
"Kami harus menikmati kemenangan ini karena kami telah bekerja keras untuk meraihnya, terutama sebelum balapan ini di Mallorca. Saya latihan bersama ayah, dan ini yang mungkin memberikan kecepatan yang lebih kepada saya," ujar Lorenzo.
"Ketika saya masih dua tahun, ayah mengajarkan bagaimana mengendarai sepeda motor dan sejak saat itu, sampai saya berusia 14 tahun, kami selalu latihan bersama-sama, untuk memperbaiki cara membalap.
"Tetapi kemudian saya pindah ke Barcelona, dan kami terus berdiskusi meskipun tidak banyak latihan lagi. Sekarang, kami telah kembali latihan bersama, dan saya pikir ini penting," tambah pebalap berusia 22 tahun ini yang sekarang terpaut 18 poin dari Rossi, dan balapan tersisa tiga seri.
Memang, Lorenzo sangat mencintai dan mengagumi ayahnya. Ini terlukis dalam biografinya Jorge Lorenzo: My Story So Far, di mana Lorenzo mengatakan ayahnya sangat terobsesi sehingga mau mengajarkan dirinya bagaimana cara mengendarai sepeda motor. "Saya tidak yakin kebanyakan orang tua bisa melakukan pekerjaan yang lebih bagus."
LOU
Sumber : Crash.net
Kuta- Pada tanggal 15 Juni 2008 di Pantai Maharani tepatnya depan Mc Donald's Kuta , MKM Honda melalui media partner Magic Wave Surfing Champinship mengadakan pertandingan surfing super seri I, dengan kategori umur dibawah 10 tahun dan umur dibawah 14 tahun. Pertandingan dimulai pukul 09.00, cuaca pantai Kuta sangat cerah dengan ombak yang sangat mendukung kontes tersebut. Penonton dan para suporter dari peserta kontes sangat ramai memberi dukungan kepada para surfer cilik yang sedang menari di atas ombak. Beberapa staf MKM juga mendapat fasilitas belajar surfing gratis dari MSC, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dan sangat menarik bagi kami yang awam mengenai surfing. MKM juga mengadakan pameran Honda dengan memamerkan type Tiger dan Vario, banyak pengunjung pantai yang mendatangi stand MKM. Acara diakhiri sore hari dengan penyerahan hadiah bagi Pemenang. Seri selanjutnya akan diadakan pada tanggal 20 Juli 2008 di Half way Pantai Kuta. Bravo MKM... Sampai jumpa di seri selanjutnya...
BMW Turun di Kejuaraan Dunia Superbike
KAMIS, 26 JUNI 2008 | 22:54 WIB
JAKARTA, JUMAT – Pabrikan motor BMW Jerman memastikan tahun depan mengikuti rangkaian kejuaraan dunia superbike (WSBK). Memang, belum banyak informasi yang keluar dari BMW sejak mereka sudah memberi isyarat bakal berpartisipasi di superbike sejak awal tahun ini. Dan ini pernyataan pertama dari tim.
Kallio Menang, Doni Finis ke-19
MINGGU, 22 JUNI 2008 | 21:17 WIB
DONINGTON, MINGGU - Pembalap Finlandia, Mika Kallio memperbesar peluang meraih gelar juara kelas 250 cc dengan kemenangan di Inggris, Minggu (22/6). Dalam lomba di Sirkuit Donington Park ini, Kallio mencatat waktu 42 menit 14.410 detik. Ia mengatasi pesaing terdekatnya dari Italia, Marco Simoncelli yang terpaut 0,353 detik.