Jumat, 22/1/2010 | 13:56 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Astra Honda Motor atau AHM selaku ATPM motor Honda akhirnya meluncurkan BeAT tanpa ada seremoni, berhubung masih dalam suasana berkabung sepeninggal Presdir Astra International Tbk Michael D Ruslim, Rabu (20/1/2010). Untuk memperluas pasar di segmen skutik kelas bawah, AHM menambah varian baru BeAT yang kedua peleknya menggunakan jari-jari (spoke wheel). Produk ini diharapkan bisa memperkuat penjualan sepanjang 2010.
BeAT facelift ini dipasarkan Rp 12 juta (on the road Jakarta), sedangkan yang pelek racing atau casting wheel Rp 12,5 juta per unit. Selain menambah varian baru, terjadi sedikit perubahan tampilan pada New BeAT. Hal itu tampak pada bagian fender depan dan stripping (stiker).
Senior General Manager Sales Division AHM Sigit Kumala mengatakan kepada Kompas.com, berdasarkan survei yang dilakukan, permintaan jenis motor dengan velg jari-jari masih besar, khususnya di daerah pedesaan. Penyebaran skutik saat ini tak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi telah menyebar ke daerah. "Kontribusi varian jari-jari memang tak besar, paling hanya 10 persen dari total penjualan. Namun, itu tetap harus diperhatikan. Kami berharap, produk ini juga bisa meningkatkan penjualan BeAT sepanjang tahun dengan kenaikan 10-15 persen," ujar Sigit, Kamis (21/1/2010) malam.
Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang 2009, BeAT berhasil terjual 432.726 unit. Sementara itu di segmen skutik, AHM berhasil mencatatkan penjualan 861.737 unit atau naik 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2008), yaitu 530.633 unit. Adapun kontribusi skutik melambung dari 18,5 persen (2008) menjadi 32 persen pada tahun lalu dari total penjualan 2.701.278 unit.
Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan, melalui keterangan resminya, mengatakan bahwa skutik menjadi salah satu segmen motor yang terus digemari. Lonjakan permintaan terus terjadi dalam kurun dua tahun belakangan ini. Karakter skutik yang praktis dan nyaman membuat produk tersebut makin diminati. ”Kami berharap, tampilan baru BeAT ini akan membuat segmen remaja atau anak muda lebih percaya diri karena motornya tampil trendi dan modern,” ujar Julius.
Untuk pilihan warna, BeAT tetap mempertahankan beberapa hal dari varian sebelumnya, yakni Pop Pink, Electro Red, Techno White, Hard Rock Black, dan Jazz Blue. Kesemua varian tersebut mulai dipasarkan sejak bulan Februari 2010.
AGK
Kuta- Pada tanggal 15 Juni 2008 di Pantai Maharani tepatnya depan Mc Donald's Kuta , MKM Honda melalui media partner Magic Wave Surfing Champinship mengadakan pertandingan surfing super seri I, dengan kategori umur dibawah 10 tahun dan umur dibawah 14 tahun. Pertandingan dimulai pukul 09.00, cuaca pantai Kuta sangat cerah dengan ombak yang sangat mendukung kontes tersebut. Penonton dan para suporter dari peserta kontes sangat ramai memberi dukungan kepada para surfer cilik yang sedang menari di atas ombak. Beberapa staf MKM juga mendapat fasilitas belajar surfing gratis dari MSC, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dan sangat menarik bagi kami yang awam mengenai surfing. MKM juga mengadakan pameran Honda dengan memamerkan type Tiger dan Vario, banyak pengunjung pantai yang mendatangi stand MKM. Acara diakhiri sore hari dengan penyerahan hadiah bagi Pemenang. Seri selanjutnya akan diadakan pada tanggal 20 Juli 2008 di Half way Pantai Kuta. Bravo MKM... Sampai jumpa di seri selanjutnya...
BMW Turun di Kejuaraan Dunia Superbike
KAMIS, 26 JUNI 2008 | 22:54 WIB
JAKARTA, JUMAT – Pabrikan motor BMW Jerman memastikan tahun depan mengikuti rangkaian kejuaraan dunia superbike (WSBK). Memang, belum banyak informasi yang keluar dari BMW sejak mereka sudah memberi isyarat bakal berpartisipasi di superbike sejak awal tahun ini. Dan ini pernyataan pertama dari tim.
Kallio Menang, Doni Finis ke-19
MINGGU, 22 JUNI 2008 | 21:17 WIB
DONINGTON, MINGGU - Pembalap Finlandia, Mika Kallio memperbesar peluang meraih gelar juara kelas 250 cc dengan kemenangan di Inggris, Minggu (22/6). Dalam lomba di Sirkuit Donington Park ini, Kallio mencatat waktu 42 menit 14.410 detik. Ia mengatasi pesaing terdekatnya dari Italia, Marco Simoncelli yang terpaut 0,353 detik.