BERITA

Unik! Pasar Motor Turun pada September, tetapi Permintaan Naik

Mon, September 14, 2009
Jumat, 11/9/2009 | 08:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — September ini, jumlah hari kerja minim membuat efektivitas kegiatan bisnis menjadi terbatas. Kendati begitu, permintaan pasar terhadap produk kendaraan roda dua justru terus menanjak. 

“Pasar akan berada di kisaran 400.000 unit lebih sedikit bulan ini. Praktis kita hanya bekerja 20 hari karena datangnya hari raya Idul Fitri,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman di Jakarta, Kamis (10/9). 


Honda Akan Produksi Moge dengan Kopling Ganda Pertama di Dunia

Thu, September 10, 2009
Kamis, 10/9/2009 | 10:23 WIB

 

 

TOKYO, KOMPAS.com — Transmisi kopling ganda (dual clutch), yang selama ini hanya menjadi tren teknologi pada mobil, sudah merambah ke dunia sepeda motor. Hal tersebut tampak dari klaim Honda Motor Co, Ltdyang menyatakan bahwa produsen sepeda motor nomor satu dunia itu telah berhasil mengembangkan transmisi dengan kopling ganda pada produknya. Utamanya, moge alias motor gede.

Hasilnya, transmisi yang sebenarnya manual itu, dengan kopling ganda, bisa bekerja secara otomatis penuh. Menurut Honda, saat ini pengembangan kopling ganda hanya pada motor-motor sport dengan mesin berkapasitas besar.

Dengan transmisi kopling ganda ini, pengendara dapat memperoleh pengontrolan yang sporty dan mudah dioperasikan. Keunggulan lain, konsumsi bahan bakarnya jauh lebih efisien, baik dibandingkan dengan transmisi otomatik, maupun dengan transmisi manual konvensional.

Juga dijelaskan, Honda akan menggunakan transmisi ini pada motor sport VFR baru berkapasitas besar yang dilengkapi dengan bar transmisi. Motor ini akan dijual di Eropa dan Amerika Uara pada tahun depan. Setelah itu, motor ditawarkan kepada konsumen Jepang.

Motor pertama di dunia yang menggunakan transmisi dengan kopling ganda, cirinya, ringan dan desainnya kompak, memungkinkan perangkat tersebut digabungkan dengan mesin sekarang tanpa melakukan modifikasi tata letak mesin secara mendasar.

Transmisi baru ini menghasilkan kontrol akselerasi yang presisi karena menggunakan teknologi kontrol elektronik. Dengan ini pula, perpindahan gigi berlangsung dengan mulus dan halus.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pengendara pada kondisi jalan yang sangat bervariasi, transmisi ini menggunakan tiga mode kerja. Masing-masing, dua mode yang benar-benar secara otomatis (D-Mode untuk regular dan S-Mode buat sport) serta mode manual 6 percepatan.

Dijelaskan pula, Honda akan menggunakan transmisi ini secara bertahap pada motor berkapasitas besar. Utamanya jenis sport yang ditargetkan untuk pasar di negara berkembang.

 
Cara kerja. Masing-masing kopling punya tugas yang berbeda. Satu untuk gigi ganjil (1, 3, dan 5) dan satu lagi gigi genap (2, 4, dan 6). Hal yang sama juga berlaku kebalikannya, yaitu dari gigi tinggi ke rendah.

Kedua kopling bekerja secara bergantian untuk melakukan pergantian gigi. Contohnya, saat terjadi perpindahan dari gigi pertama ke kedua, komputer mendeteksi pergantian gigi ke posisi tinggi. Kopling gigi pertama dibebaskan, sedangkan kopling gigi kedua langsung membuat hubungan. Hasilnya, perpindahan gigi berlangsung dengan mulus.

Saat ini, transmisi kopling ganda ukurannya cenderung lebih besar. Honda menggunakan sistem baru, asli hasil pengembangan para insinyurnya, menggunakan transmisi dua poros “input” sejajar dengan as kopling. Sirkuit hidraulik yang mengatur perpindahan gigi dipasang di bawah tutup mesin agar desainnya ringkas dan kompak.

Target pengembangan lebih lanjut dari transmisi adalah membuatnya makin kompak dan ringan. Untuk ini, Hondamenggunakan desain mekanis pemindah gigi sepeda motor sederhana, yaitu pemindah gigi model teromol (drum). Jenis ini umumnya digunakan pada sepeda motor sekarang, terutama yang memakai transmisi manual.

Selanjutnya, jadwal pergantian gigi dioptimalkan agar konsumsi bahan bakar transmisi ini sama dengan transmisi murni manual. Dengan cara tersebut, selain makin ramah terhadap lingkungan, moge-moge Hondayang menggunakan teknologi kopling ganda tentunyaakan memberikan kenikmatan dan kenyamanan bagi penunggang moge beraliran sport.  


ZBJ 

PUKULAN BERAT ATPM

Sun, September 06, 2009
Pemilik kendaraan harus membayar lebih jika ingin membeli kendaraan kedua dan selanjutnya. Begitu juga dengan harga BBM, karena DPR sudah menyetujui Pajak Kendaraan Bermotor Progresif untuk meredam jumlah kendaraan. Instrumen tarif pajak ini sepenuhnya ditetapkan oleh pemerintah provinsi sehingga di setiap daerah akan berlainan.

Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Harry Azhar Azis mengungkapkan hal itu setelah rapat kerja dengan Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (4/8).

Penerapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Progresif bertujuan menekan volume kendaraan. Dengan pajak ini, pemilik kendaraan pribadi membayar pajak lebih mahal untuk pemilikan kendaraan kedua dan selanjutnya.

Kendaraan milik pribadi pertama tetap dikenai PKB 2 persen terhadap nilai jual. ”Untuk kendaraan kedua dan selanjutnya, tarif PKB ditetapkan 2-10 persen tergantung keputusan pemerintah provinsi,” ujar Harry.

Kepala Dispenda DKI Jakarta Reynalda Madjid mengatakan pihaknya belum mengetahui berapa penetapan kisaran pajak untuk kendaraan kedua dan seterusnya. “Nanti diputuskan bersama pemerintah daerah dan DPRD DKI,” ungkapnya.

Yang pasti, penetapan ini bakal memukul inHari Wibowo, penggiat Transport Observation and Traffic Obedience Research (Trotoar) Fondation ikut nimbrung. “Yang penting adalah bikers sebagai pembayar pajak mendapatkan keadilan dengan apa yang telah dibayarnya. Itu saja,” jelas Bowo, panggilan akrabnya. 

Hari Wibowo, penggiat Transport Observation and Traffic Obedience Research (Trotoar) Fondation ikut nimbrung. “Yang penting adalah bikers sebagai pembayar pajak mendapatkan keadilan dengan apa yang telah dibayarnya. Itu saja,” jelas Bowo, panggilan akrabnya.

Penulis/Foto : Hend/Herry Axl

Pemberian 2 Helm ditolak oleh Pabrikan

Tue, August 18, 2009

Selasa, 18/08/2009 12:20 WIB

Syubhan Akib - detikOto


Jakarta - Rencana pemerintah yang meminta setiap pabrikan motor agar memberikan dua helm bagi setiap pembeli motor ternyata ditentang asosiasi produsen motor.


Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang menjadi payung hampir semua merek motor yang beredar di indonesia ternyata tidak setuju pada wacana ini.


AISI berpendapat pemberian helm bukanlah solusi cerdas mengurangi angka kecelakaan di indonesia.


"Karena masalah fundamental kita adalah masalah disiplin di jalan raya," ungkap Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, akhir pekan lalu kepada detikOto.


Disiplin berkendara itu menurut Gunadi meliputi banyak hal seperti menaati setiap rambu lalu lintas.


"Bila disiplin ini tidak dijalankan, percuma kita kasih helm lebih," pungkasnya.


Karena lanjut gunadi memberikan dua helm ke pengendara akan percuma bila kesadaran ini belum ditegakan sempurna.


Pedrosa Juara II GP Brno

Mon, August 17, 2009

Minggu, 16/8/2009 | 19:55 WIB

BRNO, Kompas.com - Juara dunia MotoGP Valentino Rossi memperbesar peluang mempertahankan gelar setelah menjuarai GP Ceko, Minggu (16/8).

Rossi yang kini memimpin klasemen sementara, menjuarai GP yang menempuh jarak 5.403 meter di sirkuit Brno. Sebelumnya, pebalap Italia, Marco Simoncelli menjuarai kelas 250 cc.

Lomba di Brno ini ditandai dengan jatuhnya pesaing terdekat Rossi, Jorge Lorenzo. Pebalap asal Spanyol ini terjatuh saat ia bertarung dengan Rossi di lap 18.



AGENDA