TOKYO, KOMPAS.com — Transmisi kopling ganda (dual clutch), yang selama ini hanya menjadi tren teknologi pada mobil, sudah merambah ke dunia sepeda motor. Hal tersebut tampak dari klaim Honda Motor Co, Ltd, yang menyatakan bahwa produsen sepeda motor nomor satu dunia itu telah berhasil mengembangkan transmisi dengan kopling ganda pada produknya. Utamanya, moge alias motor gede.
Hasilnya, transmisi yang sebenarnya manual itu, dengan kopling ganda, bisa bekerja secara otomatis penuh. Menurut Honda, saat ini pengembangan kopling ganda hanya pada motor-motor sport dengan mesin berkapasitas besar.
Dengan transmisi kopling ganda ini, pengendara dapat memperoleh pengontrolan yang sporty dan mudah dioperasikan. Keunggulan lain, konsumsi bahan bakarnya jauh lebih efisien, baik dibandingkan dengan transmisi otomatik, maupun dengan transmisi manual konvensional.
Juga dijelaskan, Honda akan menggunakan transmisi ini pada motor sport VFR baru berkapasitas besar yang dilengkapi dengan bar transmisi. Motor ini akan dijual di Eropa dan Amerika Uara pada tahun depan. Setelah itu, motor ditawarkan kepada konsumen Jepang.
Motor pertama di dunia yang menggunakan transmisi dengan kopling ganda, cirinya, ringan dan desainnya kompak, memungkinkan perangkat tersebut digabungkan dengan mesin sekarang tanpa melakukan modifikasi tata letak mesin secara mendasar.
Transmisi baru ini menghasilkan kontrol akselerasi yang presisi karena menggunakan teknologi kontrol elektronik. Dengan ini pula, perpindahan gigi berlangsung dengan mulus dan halus.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pengendara pada kondisi jalan yang sangat bervariasi, transmisi ini menggunakan tiga mode kerja. Masing-masing, dua mode yang benar-benar secara otomatis (D-Mode untuk regular dan S-Mode buat sport) serta mode manual 6 percepatan.
Dijelaskan pula, Honda akan menggunakan transmisi ini secara bertahap pada motor berkapasitas besar. Utamanya jenis sport yang ditargetkan untuk pasar di negara berkembang.
Kedua kopling bekerja secara bergantian untuk melakukan pergantian gigi. Contohnya, saat terjadi perpindahan dari gigi pertama ke kedua, komputer mendeteksi pergantian gigi ke posisi tinggi. Kopling gigi pertama dibebaskan, sedangkan kopling gigi kedua langsung membuat hubungan. Hasilnya, perpindahan gigi berlangsung dengan mulus.
Saat ini, transmisi kopling ganda ukurannya cenderung lebih besar. Honda menggunakan sistem baru, asli hasil pengembangan para insinyurnya, menggunakan transmisi dua poros “input” sejajar dengan as kopling. Sirkuit hidraulik yang mengatur perpindahan gigi dipasang di bawah tutup mesin agar desainnya ringkas dan kompak.
Target pengembangan lebih lanjut dari transmisi adalah membuatnya makin kompak dan ringan. Untuk ini, Hondamenggunakan desain mekanis pemindah gigi sepeda motor sederhana, yaitu pemindah gigi model teromol (drum). Jenis ini umumnya digunakan pada sepeda motor sekarang, terutama yang memakai transmisi manual.
Selanjutnya, jadwal pergantian gigi dioptimalkan agar konsumsi bahan bakar transmisi ini sama dengan transmisi murni manual. Dengan cara tersebut, selain makin ramah terhadap lingkungan, moge-moge Honda—yang menggunakan teknologi kopling ganda tentunya—akan memberikan kenikmatan dan kenyamanan bagi penunggang moge beraliran sport.
Selasa, 18/08/2009 12:20 WIB
Syubhan Akib - detikOto
Jakarta - Rencana pemerintah yang meminta setiap pabrikan motor agar memberikan dua helm bagi setiap pembeli motor ternyata ditentang asosiasi produsen motor.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang menjadi payung hampir semua merek motor yang beredar di indonesia ternyata tidak setuju pada wacana ini.
AISI berpendapat pemberian helm bukanlah solusi cerdas mengurangi angka kecelakaan di indonesia.
"Karena masalah fundamental kita adalah masalah disiplin di jalan raya," ungkap Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, akhir pekan lalu kepada detikOto.
Disiplin berkendara itu menurut Gunadi meliputi banyak hal seperti menaati setiap rambu lalu lintas.
"Bila disiplin ini tidak dijalankan, percuma kita kasih helm lebih," pungkasnya.
Karena lanjut gunadi memberikan dua helm ke pengendara akan percuma bila kesadaran ini belum ditegakan sempurna.
Minggu, 16/8/2009 | 19:55 WIB
BRNO, Kompas.com - Juara dunia MotoGP Valentino Rossi memperbesar peluang mempertahankan gelar setelah menjuarai GP Ceko, Minggu (16/8).
Rossi yang kini memimpin klasemen sementara, menjuarai GP yang menempuh jarak 5.403 meter di sirkuit Brno. Sebelumnya, pebalap Italia, Marco Simoncelli menjuarai kelas 250 cc.
Lomba di Brno ini ditandai dengan jatuhnya pesaing terdekat Rossi, Jorge Lorenzo. Pebalap asal Spanyol ini terjatuh saat ia bertarung dengan Rossi di lap 18.
Minggu, 16/8/2009 | 09:02 WIB
KOMPAS.com - Pasang bendera dan umbul-umbul di rumah untuk menyambut Kemerdekaan RI ke-64 tak cukup bagi Tosse. Saking semangatnya, disc Jockey (DJ) ini rela memodifikasi Honda Vario 2009 yang dipunyai menjadi keren dan stylish, tapi tetap menonjolkan idealisnya dengan kelir merah-putih.
Pria berdomisili di Kemayoran, Jakarta Pusat, ini menyerahkan rangkaian proses modifikasi ke Budi 'Big' Rahmanto. Builder berbadan bongsor sangat dikenal dalam memadu-padankan warna yang serasi.