Selasa, 15/09/2009 16:24 WIB Syubhan Akib - detikOto
Jakarta - Walaupun Honda PCX sudah dipastikan akan diluncurkan di Thailand dan diproyeksi akan mengisi pasar skutik di negara-negara ASEAN, Honda ternyata belumlah mempunyai rencannya untuk memasukkan produk ini ke Indonesia.
PT Astra Honda Motor (AHM) yang menjadi pemasok motor Honda di Indonesia
beranggapan bila produk ini dipaksakan masuk ke pasar dalam negeri, tentu akan makin memberatkan AHM yang saat ini saja kewalahan memenuhi permintaan varian skutik mereka yang telah ada seperti BeAT, Vario dan Vario CBS Techno.
"Wah, sekarang saja kami keteteran, bagaimana kalau ditambah varian baru lagi, enggak enak sama konsumen yang harus menunggu lama," ungkap Senior General Manager Sales Division AHM Sigit Kumala, ketika berbincang dengan detikOto, Selasa (15/9/2009).
Sigit menjelaskan bahwa hingga saat ini Honda PCX tidaklah ada dalam rencana produk baru mereka. "Kalau kemungkinan datang memang pasti ada, tapi waktunya tiadk bisa kami janjikan," pungkasnya.
Honda PCX yang menggendong mesin berkapasitas 125 cc 4 tak satu silinder yang dilengkapi fitur ECE 40 Mode cycle sendiri dipastikan akan segera datang ke Thailand. Skutik anyar Honda ini relatif irit karena sanggup melaju sejauh 50 km hanya dengan meminum 1 liter bensin saja.
Belum lagi teknologi unik yang diaplikasi di produk ini yakni idling stop system yang merupakan teknologi yang dapat membuat mesin PCX mati saat motor ini berhenti dalam waktu lama seperti di lampu merah misalnya. ( syu / ddn )
OTOMOTIFNET - Melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik lebaran membutuhkan perencanaan matang. Tujuannya sudah pasti agar selamat sampai kampung halaman. Salah satu poin yang harus direncanakan adalah menentukan waktu istirahat yang ideal.
Berkendara berjam-jam tanpa jeda istirahat membuat badan terasa letih. Bila dibiarkan berlarut, konsentrasi pun menurun. Ujung-ujungnya bisa mengundang celaka loh. Makanya sebisa mungkin luangkan waktu sebentar untuk istirahat agar kondisi badan kembali bugar. Tapi kapan tepatnya istirahat yang ideal?
JAKARTA, KOMPAS.com — September ini, jumlah hari kerja minim membuat efektivitas kegiatan bisnis menjadi terbatas. Kendati begitu, permintaan pasar terhadap produk kendaraan roda dua justru terus menanjak.
“Pasar akan berada di kisaran 400.000 unit lebih sedikit bulan ini. Praktis kita hanya bekerja 20 hari karena datangnya hari raya Idul Fitri,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman di Jakarta, Kamis (10/9).