BERITA

Honda Motor Akui Investasi Rp 760 Miliar

Mon, July 26, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Laporan Kompas.com mengenai "Honda Kebut Produksi Sepeda Motor 4 Juta Unit Per Tahun", Senin (19/7/2010), tak bisa ditutupi manajemen PT Astra Honda Motor atau AHM. ATPM sepeda motor berlambang sayap mengepak itu akhirnya membuat pernyataan resmi dalam acara peluncuran Revo Techno AT di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa ini.

Dalam pernyataannya memang benar bahwa AHM menginvestasikan dana untuk pembangunan pabrik baru yang lokasinya bersebelahan dengan plant III di Cikarang, Jawa Barat. Hanya saja, besarnya dana bukan 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 470 miliar, melainkan Rp 760 miliar.

Kapasitas pabrik baru itu mencapai 500.000 unit per tahun dan dialokasikan untuk skuter otomatik. Pabrik tersebut akan menyerap 1.000 tenaga kerja baru.


Smart Revolution Journey: 1.303 Km Tanpa Insiden

Mon, July 26, 2010

DENPASAR, KOMPAS.com - Handal. Kata ini sepertinya layak disandang produk terbaru Honda motor Revo Techno AT setelah menyelesaikan etape terakhir Banyuwangi-Denpasar berjarak tempuh 144 kilometer (km). Total perjalanan turing "Smart Revolution Journey" mencapai 1.303 km dan hebatnya tanpa ada satu permasalahan apapun atau zero accident.

"Tim bikers sangat solid. Semua mengikuti peraturan yang berlaku, seluruh etape ditempuh tanpa kecelakaan. Ini sesuatu yang luar biasa," ujar Judhi Goutama, Brand Activation Depertement Head PT Astra Honda Motor.

Perjalanan touring, jelas Judhi, dilakukan untuk membuktikan durabilitas sekaligus menyosialisasikan produk pionir Honda. Terkait pemilihan bikers yang duduk di balik kemudi, AHM sengaja memilih komunitas sepeda motor Honda karena merupakan bagian dari konsumen.


Nih, Jeroan Honda Revo Techno AT

Fri, July 23, 2010

TEGAL, KOMPAS.com — Apa saja sih yang membuat bebek matik (betik) Honda Revo Techno AT memiliki kemampuan lebih baik. Senjata utama sepeda motor ini terdapat di jeroan mesin. Apa saja kelebihannya? Kompas.com coba menelisik.

Di dalam ruang mesin, produsen berlogo merek sayap mengepak ini menerapkan teknologi efficient and low friction technology atau disebut EFT. Fungsinya, meminimalkan gesekan antarkomponen mesin. Hasilnya, kerja mesin lebih optimal, efisien, dan yang paling penting hemat bahan bakar.

Kunci utamanya terdapat pada penggunaaan piston bertekstur (rough surface piston) yang terbuat dari material ringan. Ini akan meringankan kinerja putaran mesin. Permukaan kasar bisa mengurangi gesekan antara piston dan ruang silinder. Ujungnya, konsumsi bensin lebih irit.


Honda Kebut Produksi Sepeda Motor 4 Juta Unit Per Tahun

Thu, July 22, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Produsen sepeda motor Honda di Indonesia, PT Astra Honda Motor, yakin mampu mengungguli Yamaha dalam persaingan penjualan. Pasalnya, PT Astra Honda Motor atau AHM kembali berencana meningkatkan kapasitas produksi menjadi 4 juta unit dari sebelumnya 3,5 juta unit. Tujuannya agar permintaan konsumen cepat dipenuhi.

Yamaha juga sudah mengumumkan akan menaikkan kapasitas produksi dari 3 juta menjadi 3,6 juta unit. Langkah ini efektif berjalan mulai tahun depan.

Informasi tersebut diperoleh dari Panggah Susanto, Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Kementerian Perindustrian, pekan lalu. "Ya, mereka (AHM) sudah melapor dan akan menaikkan kapasitas menjadi 4 juta unit. Katanya tahun ini sudah mulai," ungkap Panggah.


Honda Luncurkan Bebek Matik Revo Techno AT

Tue, July 20, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhirnya PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan produk terbarunya, Revo Techno AT, di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2010). Sepeda motor baru yang memadukan ketangguhan bebek dan kepraktisan matik ini masuk dalam segmen baru. Di Thailand, produk tersebut sudah diluncurkan pada pertengahan 2009.

Desainnya menyerupai Revo Absolut Deluxe yang sudah diluncurkan pada semester pertama tahun ini. Hanya, bebek matik (betik) ini lebih berkarakter dengan lampu multi-reflektor sehingga pencahayaan jadi lebih maksimal. Panel meter indikator juga didesain modern sehingga mudah dibaca.


AGENDA