BERITA

Honda BeAT \"Facelift\" Muncul Tanpa Seremoni

Sat, January 23, 2010

Jumat, 22/1/2010 | 13:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Astra Honda Motor atau AHM selaku ATPM motor Honda akhirnya meluncurkan BeAT tanpa ada seremoni, berhubung masih dalam suasana berkabung sepeninggal Presdir Astra International Tbk Michael D Ruslim, Rabu (20/1/2010). Untuk memperluas pasar di segmen skutik kelas bawah, AHM menambah varian baru BeAT yang kedua peleknya menggunakan jari-jari (spoke wheel). Produk ini diharapkan bisa memperkuat penjualan sepanjang 2010.

BeAT facelift ini dipasarkan Rp 12 juta (on the road Jakarta), sedangkan yang pelek racing atau casting wheel Rp 12,5 juta per unit. Selain menambah varian baru, terjadi sedikit perubahan tampilan pada New BeAT. Hal itu tampak pada bagian fender depan dan stripping (stiker). 


Michael D Ruslim, Pencetus SATU Telah Pergi

Wed, January 20, 2010

Rabu, 20/1/2010 | 12:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi Astra Group, meninggalnya Michael Dharmawan Ruslim dalam usia 57 tahun merupakan pukulan berat karena hilangnya salah satu putra terbaik perusahaan tersebut. Suami dari Trisni Puspitaningtyas dan ayah dari Gisela Deamanda Prasadhistika serta Mayongga Gilang Pragiwaksana ini tak cuma dikenal sebagai pribadi yang low profile dan tak suka banyak bicara. Ia juga disanjung sebagai pemimpin yang memiliki pendekatan personal yang baik.

Kelahiran Buah Batu, Bandung, 29 November 1953, ini bergabung dengan Astra pada 1983, tiga tahun setelah perusahaan itu tercatat di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Jabatan yang diembannya adalah asisten GM divisi keuangan Astra International dan bertahan sampai 1989 dengan posisi terakhir sebagai GM. Selain itu, ia juga merangkap jabatan di Astra Financial Services Group (AFSG), dimulai dari VP Executive. 


Siapa Teririt dan Tercepat di Antara Keempat Bebek Premium Ini?

Fri, January 15, 2010

Kamis, 14/1/2010 | 17:46 WIB

KOMPAS.com — Motor bebek masih menguasai pangsa pasar roda dua nasional dengan perolehan lebih dari 50 persen. Persaingan masih didominasi sesama Jepang, yakni antara Yamaha dan Honda, meski juga ada Suzuki dan Kawasaki, tetapi marketnya masih jauh. Masing-masing merek punya varian lebih dari satu.

Pada kesempatan ini, tim Motor Plus melakukan tes komparasi dari keempat bebek premium tersebut, yakni Yamaha New Jupiter Z, Honda Blade, Suzuki New Smash, dan Kawasaki Edge. Memang, kapasitas mesin keempat bebek ini tidak sama. Namun, perbedaannya tipis dan semuanya tidak lebih dari 115 cc. 


Pasar Motor Menyusut 11 Persen

Mon, December 07, 2009

Jumat, 4/12/2009 | 22:50 WIB

SITUBONDO, KOMPAS.com — Pasar motor nasional pada November 2009 turun 11 persen menjadi 546.177 unit dari posisi bulan sebelumnya 613.979 unit. Situasi ini merupakan siklus tahunan yang memang biasa terjadi di pengujung tahun.

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com, pada bulan ke-11 tahun ini, penjualan wholesales Honda masih memimpin dengan angka 253.000 unit. Sementara itu di posisi kedua, Yamaha mengantongi 249.364 unit, diikuti Suzuki 39.367 unit, dan Kawasaki 4.446 unit.

Dari angka tersebut terlihat bahwa penurunan penjualan dialami semua merek motor anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).


Tetap Senyum Disiram Hujan Saat Naik Motor

Fri, December 04, 2009

Jumat, 4/12/2009 | 06:35 WIB

mkm-honda.com - Hujan menjadi musuh nomor satu bagi pengendara motor. Namun tak berarti semua akvitas harus berhenti lantaran siraman air yang deras dari langit. Bagi para bikers, mari hal yang menyebalkan ini dibikin jadi menyenangkan. Bahkan kedatangannya bisa disambut dengan senyum.

Ada tiga bagian terpenting yang menjadi perhatian kalau memang tetap ingin meluncur saat bersamaan dengan guyura hujan. Apa saja itu?

Pertama, badan kita sendiri. Pakai jas hujan, selain melindungi badan dari basah, juga melindungi dari kecelakaan. Jadi, untuk memudahkan gerakan badan, tangan dan kaki, kenakan jas hujan model terpisah. Kemudian warnnya yang menyolok agar pemakain jalan lain bisa melihat dengan jelas. "Saat hujan jarak pandang berkurrang,"jelas Eko Reksodipuro, instruktur Safety Riding.


AGENDA